CARA MEMBUAT KARTU ANGGOTA PERPUSTAKAAN NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo, teman-teman.
Setelah sekian lama akhirnya aku
memiliki kartu anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kali ini aku akan
berbagi pengalamanku dalam membuat kartu anggota perpusnas.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
terletak di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 RT. 11/RW.2, Gambir, Senen Kota
Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Untuk membuat kartu anggota, kamu bisa melakukannya
langsung di Lantai 2 bagian Layanan Keanggotaan Gedung Perpusnas, dengan jam
operasional dan kuota antrean sebagai berikut.
Senin—Kamis : 08.30—17.30/KUOTA ANTREAN 500
Jumat :
09.00—17.30/KUOTA ANTREAN 500
Sabtu
& Minggu : 09.00—16.00/
KUOTA ANTREAN 400
Meskipun
jam operasionalnya sampai pukul 16.00 dan 17.30, namun apabila pendaftar telah
memenuhi kuota antrean, kamu tidak bisa mencetak kartu perpusnas di hari itu. Kamu
hanya akan mendapat nomor kartu anggota dan baru bisa mencetak kartu anggota di
lain hari. Oleh karena itu, bila kamu ingin membuat kartu anggota pastikan
dirimu tidak datang di sore hari.
Syarat
untuk memiliki kartu anggota Perpusnas di antaranya, memiliki kartu identitas
yang berlaku, Kartu identitas yang berlaku untuk WNI yaitu KTP (Kartu Tanda Penduduk),
KIA (Kartu Identitas Anak), atau KK (Kartu
Keluarga). Sedangkan untuk WNA memerlukan KITAS (Residence Permit) atau VOA (Visa
on Arrival). Selain itu, minimal
pembuatan kartu anggota adalah SD Kelas 1.
Baiklah,
sekarang mari kita membahas cara membuat kartu anggota Perpusnas.
Pendaftaraan Keanggotaan
1. Isi
formulir
-
Untuk pengisian formulir, dapat dilakukan secara
daring (online) melalui http://keanggotaan.perpusnas.go.id/
dan juga dapat dilakukan langsung di di Lantai 2 bagian Layanan Keanggotaan
Gedung Perpusnas.
-
Untuk mengisi formulir, pastikan kamu membawa
atau menyiapkan kartu identitas yang berlaku, seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk),
KIA (Kartu Identitas Anak), atau KK (Kartu
Keluarga) untuk WNI dan KITAS (Residence
Permit) atau VOA (Visa on Arrival)
untuk WNA. Setelah itu, kamu tinggal mengisi data yang sesuai dengan kartu
identitas sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Kamu diwajibkan mengisi seluruh
inputan bertanda bintang (*). Selain
itu, sifatnya opsional, tetapi dianjurkan untuk tetap mengisi agar datamu lebih
lengkap.
-
Nah, setelah kamu mengisi seluruh data diri dengan
benar, selanjutnya klik kotak kecil bagian bawah yang bertuliskan ‘Saya menyatakan data yang diisi benar dan dapat
dipertanggungjawabkan, serta setuju untuk menaati segala peraturan Perpustakaan
Nasional RI’.
-
Setelah itu, langsung saja klik kolom ‘DAFTAR’.
-
Selanjutnya kamu akan mendapatkan kode
registrasi atau nomor anggota.
\ 2. Mencetak
Kartu
-
Apabila kamu mengisi formulir melalui website, kamu tetap perlu datang ke Perpusnas
untuk mencetak kartu. Di sana, kamu tinggal memasukkan nomor anggota/NIK di komputer
yang tersedia, baru akan mendapatkan nomor antrean.
Sedangkan, apabila
kamu mengisi formulir langsung di Perpusnas, kamu akan mendapatkan nomor
anggota sekaligus nomor antrean.
-
Setelah kamu mendapatkan nomor antrean, kamu
tinggal menunggu nomormu dipanggil melalui pengeras suara. Nomormu hanya akan dipanggil
nomor sebanyak dua kali, jadi pastikan kamu tidak berada terlalu jauh dari
lokasi.
-
Setelah nomormu dipanggil, kamu harus segera
datang ke counter sesuai yang
diinstruksikan melalui pengeras suara.
-
Di counter
kamu akan diminta untuk menghadap kamera untuk difoto*. Hasil foto tersebut
nantinya akan langsung tercetak di kartu anggotamu. Nah, sambil menunggu proses
pencetakan petugas akan melakukan verifikasi terhadap data yang telah kamu
masukkan.
-
Tidak sampai lima menit, kartumu TELAH SELESAI
DICETAK.
*saat di counter, kamu tidak perlu menarik kursi
yang telah disediakan karena kursi tersebut telah diatur sedemikian rupa agar
pas dengan kamera. Siapkan senyum terbaikmu karena kartu anggota BERLAKU UNTUK SEUMUR HIDUP :p
Kira-kira
begitulah cara untuk memiliki kartu anggota Perpustakaan Nasional RI. Oh iya,
aku juga ingin berbagi sedikit pengalaman pribadiku. Aku mengisi formulir di
Perpusnas, namun karena saat pertama kali aku datang kuota antrean pencetakan kartu sudah penuh. Aku belum
bisa mencetak kartu di hari itu. Nah, saat aku kembali datang ke Perpusnas, aku
melakukan cara yang sama dengan yang mengisi formulir melalui website resmi Perpusnas.
Nah,
selain itu, saat aku datang mesin pencetak kartu antrean tidak mengeluarkan
kertas nomor antrean. Bila terjadi seperti itu, jangan ragu untuk memberitahu kepada petugas layanan informasi yang ada di sana. Petugas akan senang hati
membantu. Hal ini juga berlaku apabila kamu memiliki kebingungan lainnya. Jangan
malu untuk bertanya.
Mungkin
sekian yang bisa aku sampaikan dalam blog-ku kali ini. Blog ini ditulis
berdasarkan pengalaman pribadiku serta sumber lainnya untuk memastikan
kebenaran informasi. Mohon maaf apabila ternyata masih terdapat ketidaksesuaian.
Jangan ragu untuk mengoreksi, memberikan informasi tambahan, ataupun bertanya. Langsung saja tulis di kolom komentar.
Oh iya, kalau ada yang mau aku berbagi pengalaman lagi boleh dong kasih saran apa yang harus aku bagikan. Tulis juga di kolom komentar,
Tulis dengan bahasa yang baik dan santun ya, guys. Hehe
Sekian
dariku. Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat!
Wassalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Media
sosial : hanafm24 (Instagram
dan Storialco)
Surat
elektronik :
hanafm24@gmail.com
#hanafm
#hanafmdiary

kelinci99
ReplyDeleteTogel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
yukk daftar di www.kelinci99.casino