Pengalaman Lolos SNMPTN 2018 - UNJ
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi teman-teman. Aku tidak tahu, sih, ketika kalian membaca tulisan ini saat pagi, siang, sore atau bahkan malam hari, tetapi semoga semangat kita semua selalu sehangat dan secerah mentari pagi. Eeeeeea.
Sebulan yang lalu, tepatnya tanggal 17 April 2018 pukul 17.00 WIB, hasil SNMPTN telah diumumkan dan alhamdulilahirabbil'alamiin aku termasuk #TimHijau (Ket: warna hijau adalah warna yang muncul apabila lolos SNMPTN). Aku lolos di pilihan pertama, yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Negeri Jakarta. Yeaaaay.
Untuk mensyukuri kebahagiaanku itu, aku ingin menceritakan sedikit pengalamanku lolos SNMPTN 2018, dari mulai persiapan sampai dengan pengumuman. Aku gak akan menjelaskan hal-hal teknis secara detail, karena setiap tahun kebijakan pemerintah bisa saja berbeda. Aku akan sharing pengalamanku aja, karena kata buku SIDU 'experience is the best teacher'. Eh, endorse, hehehe.
Pertama kali aku mendengar istilah SNMPTN itu dari guru Ekonomi sekaligus wali kelasku di kelas 11, Bu Mella Henrani. Namun beliau mengatakan bahwa ketika era beliau SNMPTN itu menggunakan tes tulis juga, hmmm. Selanjutnya baru aku ketahui, kalau SNMPTN tidak lagi menggunakan tes tulis sejak tahun 2013. Beliau memberiku nasihat untuk mulai mempersiapkan diri untuk jalur seleksi rapot dengan terus meningkatkan nilai akademikku. Dari sanalah keinginanku untuk mengikuti SNMPTN tertanam. Aku mulai mencari tahu apa itu SNMPTN? Apa saja persyaratannya? Bagaimana cara mendaftarnya? Dan lain sebagainya. Hmmmmmm
Selain informasi dari guru-guru di sekolah, aku juga tentunya mencari informasi mengenai SNMPTN dari kakak kelas yang lolos di jalur tersebut dan dari internet. Oh iya, aku juga sempat mengikuti seminar online mengenai SNMPTN dan yang menjadi pembicaranya adalah Kak Akbar dari UNJ. Pokoknya dari manapun kalian mendapatkan informasi pastikan kalian mencari informasi dari sumber yang akurat dan terpercaya, ya. Dan jangan menelan mentah-mentah semua informasi, kita juga harus bisa memfilternya, okay?
Satu hal yang baru terpikirkan olehku setelah mencari tahu tentang SNMPTN adalah aku belum menentukan jurusan yang akan aku pilih. Cita-citaku sejak kecil adalah menjadi guru. Namun, ketika kelas 10 aku bercita-cita ingin menjadi guru Bahasa Inggris, di kelas 11 semester 1 aku ingin menjadi Psikolog dan ketika semester 2 aku malah mencintai pelajaran Ekonomi. Pilihan jurusan itupun terus berubah-ubah sampai akhirnya aku menjatuhkan pilihan di Pendidikan Bahasa Indonesia. Jadi, untuk kalian yang berniat masuk kuliah lewat jalur SNMPTN, segera pikirkan pilihan kalian sedini mungkin, yaaaaa.
Sebelum memilih jurusan tentu saja aku melihat minat dan bakatku. Selain itu, aku juga mencari tahu apa saja yang akan dipelajari nanti di jurusan tersebut, suka-dukanya, peluang kerja, passing grade, skor nasional (pg&skornas untuk SBMPTN), bayangan minimal rerata rapot, daya tampung, persentase peluang lolos dan seberapa besar kemungkinan mendapatkan jodoh di sana, eh wkwkwk.
Nah, jangan lupa juga untuk mencari tahu dan mencatat tanggal-tanggal penting SNMPTN. Supaya kalian tidak ketinggalannya info. Karena ada beberapa kasus, sekolah harus diingatkan dulu baru mau membantu siswanya. Hmmmm.
Hal pertama dalam proses pendaftaran SNMPTN adalah pengisian dan verifikasi PDSS. Di sekolahku nilai diinput oleh siswa sendiri di lab komputer dan sekolah hanya akan memeriksa. Pastikan nilai kalian terinput seluruhnya dengan benar, karena waktu itu, aku terlewat memasukan nilai Sosiologi. Sumpah, panik banget, dong:(
Hal selanjutnya adalah menunggu pengumuman lolos verifikasi PDSS yang diumumkan pada tanggal 21 Februari 2018. Jika kalian dinyatakan lolos, baru kalian bisa daftar SNMPTN. Waktu itu yang bukain hasil verifikasiku itu temanku camaba IPDN, hehe. Alhamdulillah aku dinyatakannya lolos. Setelah itu, adalah melakukan pendaftaran. Tentunya jika sudah masuk waktunya, ya, hehe.
Aku mendaftar SNMPTN pada tanggal 2 Maret 2018, 4 hari menjelang penutupan SNMPTN. Mepet banget, cuy, hehe. Sekadar saran, usahain kalian daftar di pertengahan masa pendaftaran karena khawatir jika mendaftar di awal atau di akhir website akan error/hang dikarenakan banyak yang mengakses. Oh iya, jangan lupa pastikan kuota kalian masih banyak, ya, takut aja tiba-tiba pas lagi asyik daftar, eh kuota abis. Aduh! Pasti itu dag dig dug serr banget, deh. Jangan lupa pakai kartu yang kecepatan akses internetnya bagus. Setidaknya selama rentang SNMPTN lah, karena itu berpengaruh terhadap irama jantung kalian, hehe. (Ini serius)
Okey, pilihanku di SNMPTN, diantaranya:
1. Pendidikan Bahasa Indonesia - Universitas Negeri Jakarta (dt 18 dengan bayangan rerata rapot >80)
2. Pendidikan Sejarah - Universitas Negeri Jakarta (dt 24 dengan bayangan rerata rapot >79)
3. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia - Universitas Singaperbangsa Karawang (dt 77)
(Ket: dt = daya tampung)
Selain memasukan nilai rapot, aku juga memasukkan sertifikat yang aku dapatkan dari ajang lomba berskala internasional (ASEAN) dan nasional. Sertifikat yang kuinput termasuk ke dalam kategori sastra yang berkaitan dengan jurusan yang kupilih. Meskipun dari ketiganya aku tidak keluar sebagai pemenang utama.
Setelah selesai daftar dan cetak kartu, selanjutnya adalah tegang. Hahaha. Sumpah, ya. Mau dibilang jangan ngarep sama SNMPTN ngarep-ngarep dikit mah pasti ada. Pokoknya di masa-masa itu perbanyak do'a aja, deh. Berdo'a sama Allah, dan juga minta do'a dan ridho sama orang tua, guru, teman dan orang-orang di sekitar kalian. Oiya, di masa-masa ini banyak, lho, yang tiba-tiba minta maaf, berasa lebaran banget, wkwk.
Selama masa irama jantung gak karuan itu aku memang sudah mempersiapkan SBMPTN, dengan mengikuti try out dan membeli buku SBMPTN. Karena katanya SNMPTN itu jalur PHP. Tidak boleh berharap banyak, nanti kalau kecewa sakit. Gak ada obatnya. :(
Hingga tibalah di tanggal 17 April 2018, yaitu masa pengumuman hasil SNMPTN. Duh, rasanya teu pararuguh jiwa parah, deuh (keluar kan bahasa Jermannya). Mana pengumumannya jam 5 sore lagi. Jam-jam di rumah lagi menikmati senja sambil ngahuleung (melamun). Bahkan aku sampe ngungsi ke rumah sodara, lho, buat main sama sepupuku yang masih kecil supaya rasa deg-degannya berkurang (padahal gak ngaruh).
Ketika jam 5 sore, aku sengaja gak langsung buka. Sampai tiba-tiba ada temanku yang chat aku di whatsapp. Dia nanya aku udah cek SNMPTN belum? Aku jawab belum. Terus dia cerita, dia gak lolos. Sedih katanya. Aku cuma bisa semangatin aja, bilang masih ada SBMPTN. Selaw. Padahal aku sendiri belum berani buka:( bahkan beberapa teman udah menawarkan buat ngebukain hasilnya, tapi sumpah kutakut!:( Akhirnya dibukain lah sama temanku seorang pejuang SNMPTN 2017 yang gagal tapi akhirnya lolos USMI IPB (siapa coba? tebak weh!)
Dia bilang aku lolos! I don't believe it! Bukannya makasih aku malah marah-marah. Karena sumpah kalau bercanda ini gak lucu banget! Aku gak akan mau ngomong sama dia seumur hidup! Ketika dia kirim screenshotnya juga aku masih gak percaya, sampai dia telepon sumpah-sumpahan juga aku tetep gak percaya. Walaupun ketika itu aku udah loncat-loncat girang, sih. Wkwkwk.
Sampai akhirnya aku pulang ke rumah dan cek sendiri, dan ternyata bener. Ya allah, alhamdulilahirabbil'alamiin. Senja kali ini memang berbeda, senja kali ini begitu istimewa. Aku langsung bilang ke Ibuku dan memeluknya, selanjutnya adalah air mata. Terima kasih ya Allah, rencanamu sungguh luar biasa!
Meski aku didera kebahagiaan yang luar biasa, terbesit rasa sedih karena teman-teman seperjuanganku ada yang tidak lolos. Aku cuma menyemangati mereka. Walaupun kutahu itu tak berarti banyak. Kecewa itu boleh, bangkit itu harus!
Buat yang mau tanya lebih lengkap mengenai pengalaman SNMPTN-ku boleh, lho, menghubungiku langsung via dm instagram (hanafrhani) dan jangan lupa follow. Yah, promosi, hehe.
Nah, kira-kira begitulah pengalamanku lolos SNMPTN 2018. Yang baik silakan tiru, yang jelek silakan jadikan pelajaran. Memang benar jangan terlalu berharap dengan SNMPTN, tetapi kalian tetap harus untuk memaksimalkan peluang di SNMPTN.
Semoga apa yang kutulis bisa bermanfaat, dan semoga kamu bisa jadi #TimHijau selanjutnya! Aamiin.
Terima kasih sudah baca tulisanku yang panjang ini. Nantikan tulisan-tulisanku selanjutnya!
Sekian.
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.
x

kelinci99
ReplyDeleteTogel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
yukk daftar di www.kelinci99.casino