Jatuh Cinta dengan Sahabat?
Jatuh cinta dengan sahabat itu seperti menata ulang kamar tidur.
Kita sudah tahu bagaimana bentuknya. Tahu ada benda apa saja di setiap sudut dan sisinya. Tetapi, atas dasar harapan untuk mendapatkan kenyamanan yang lebih lagi, kita mulai menggeser lemari dan tempat tidur, memindahkan boneka, menata buku-buku, dan lain sebagainya.
Persis seperti jatuh cinta dengan sahabat sendiri.
Kita sudah tahu bagaimana sifat dan karakternya. Hal-hal apa saja yang disukai dan dibencinya. Kita tahu. Tapi atas nama cinta, mau tidak mau harus ada sedikit perubahan.
Dan, ada dua konsekuensi dari perubahan tersebut; semakin nyaman atau kehilangan rasa nyaman.
Namun, jika nyata tak seindah asa, kita tak akan pernah bisa kembali. Meskipun lemari, tempat tidur, boneka dan buku sudah kita pindahkan kembali ke tempat semula. Rasanya pasti berbeda. Tidak akan sama lagi.
Persis seperti jatuh cinta dengan sahabat sendiri.
—Hanafm
No comments:
Post a Comment