Monday, February 25, 2019

IP Perdana, Bahagia atau Berduka?

Buat beberapa kampus mungkin sudah Mengetahui IP perdana dari jauh-jauh hari, tetapi untuk mahasiswa UNJ yang baru bisa mengakses SIAKAD, Selasa malam, 12 Februari tahun 2019 akan cukup menegangkan. Terutama untuk maba yang untuk pertama kalinya akan mendapatkan IP perdana. Wowwww.

Kamu gimana pas mau dapet IP perdana? #timpanik, #timselow, atau #timASingleSheetofPaperCan'tDecideMyFuture ? Di manapun posisimu, semoga IP perdanamu mampu membuatmu tersenyum bahagia :)
Mau buka IP perdana ini rasanya kaya mau buka pengumuman lolos PTN gak sih? Deg-degannya beda tipis gitu, huehehe. Gak kali ya itu mah aku doang, dasar maba!! Hehe

Jujur aja, ketika temen-temenku udah bilang nilai IPS udah bisa diliat aku mah selow banget. Sebenernya lebih ke gak berani, sih. Soalnya ya gitu, deh (apaan si😂). Beberapa temen bahkan udah chat minta kasih tau IP-ku berapa, waduuuuh. Aku aja belum tau. Tawaran membukakan IP juga menghampiriku looooh. Tapi eh tapi, rasanya gak perlu deh. Walaupun pas pengumuman SNMPTN aku dibukain sama temen, tapi kali ini ya gak perlu lah. Aku sudah jauh lebih tangguh dari aku yang terlalu takut waktu itu. Hehehe.

Oh iya, temen-temen, jujur, aku bukan tipe orang yang suka nanyain IP temen-temenku loh. Ya karena menurutku, "aku gak harus tau juga gitu loh." Mungkin buat temen-temen yang dapet IP bagus, mereka akan dengan senang hati memberitahukan nilainya. Namun buat temen-temen yang mungkin dapet nilai yang gak memuaskan, mereka pasti gak berkenan atau malu memberitahukannya. Apalagi sekarang kan bukan sekolah lagi yang ada peringkat juara 1, 2, dan 3. Nilai IP itu ya untuk data pribadi dan refleksi diri aja (ini menurutku yaaaa).

Akhirnya aku memutuskan untuk membuka SIAKAD dan melihat nilai IP pada pukul 00.01 WIB, guna menghindari beberapa kepanikan seperti server down, lemot, dan lain-lain. Alhamdulillah saat aku membuka SIAKAD sampai melihat nilaiku di semester ini, semuanya lancaaaaaar. Akupun cukup puas dengan nilai yang aku dapatkan. Meski aku merasa ada beberapa materi di mata kuliah tertentu yang aku belum menguasainya. Serta aku harus memperbaiki pola belajarku di semester selanjutnya.

Hm, jadi, kalau ditanya “IP perdana, bahagia atau berduka?” Jawabanku adalah... “Bersyukur.” Ya, bersyukur. Dan berapapun IP-ku aku akan mensyukurinya, terlebih bila aku telah berusaha semampu yang aku bisa. Karena bisa masuk kuliah juga adalah salah satu yang sangat aku syukuri. Atas segala perjuangan dan doa-restu dari semua orang di sekelilingku.

Aku setuju dengan orang-orang yang berpendapat, "IPK bukan penentu kesuksesan." Sebab memang banyak sekali faktor kesuksesan seseorang, tetapi memiliki nilai IP yang tinggi juga suatu kebanggaan bukan? Terlebih kita memang berproses dan berjuang demi mendapatkannya. Setidaknya itu menjadi salah satu bukti bahwa kita telah belajar dengan baik di bangku kuliah.

Oke, gitu dulu ceritaku hari ini hehe. Sebenernya telat banget sih, tapi semoga ada manfaatnya ya ceritaku ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah baca :)

Sampai jumpa di tulisanku selanjutnya. Daaaaaaaaah.

Hanafm's Diary

Note:
IPS = Indek Prestasi Semester
IPK = Indeks Prestasi Kumulatif
SIAKAD = Sistem Informasi Akademik

No comments:

Post a Comment

Tentang Semester Empat, dan Syukur yang Belum Sempat Terucap

~~~ Guru favoritku selalu berkata bahwa saat di bangku kuliah kita boleh mengejar apapun selama tak melupakan IPK. Menurutnya, IPK adalah ya...